Bacterial Vaginosis

Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah semua kasus keputihan harus diwaspadai. Misalnya untuk keputihan dengan konsistensi kental, terasa ada sensasi terbakar. Apakah itu gejala keputihan yang disebabkan oleh jamur?

Menurut Terri Warren, RN, ANP, dokter spesialis herpes dan penyakit menular seksual WebMD, keluhan seperti di atas bisa saja akibat infeksi jamur. Namun juga bisa karena penyebab lain.

Untuk kasus infeksi jamur, paling sering disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur Candida albicans. Anda mungkin mengenali keputihan yang kental berwarna putih, gatal, terbakar, dan kemerahan di labia.

Kemungkinan lainnya adalah bacterial vaginosis (BV), yang disebabkan ketidakseimbangan bakteri baik dan buruk pada vagina. Meskipun BV kerap tidak menimbulkan gejala, Anda mungkin akan mengenali keputihan dengan konsistensi seperti lendir, berwarna keabu-abuan, terasa gatal dan terbakar, berbau amis seperti ikan, khususnya setelah melakukan hubungan intim.

“Mendapatkan diagnosis yang tepat penting dilakukan. Jika tidak ditangani, BV tidak hanya membuat tidak nyaman penderita, namun juga bisa meningkatkan risiko pelvic inflammatory disease, komplikasi kehamilan dan penyakit menular seksual seperti HIV, klamidia, gonorrhea, dan herpes,” kata Warren.

Menurut Warren, infeksi karena jamur bisa diobati dengan obat oles yang dijual bebas atau obat resep yang diminum, namun BV diobati dengan antibiotik oral atau yang dioleskan ke vagina yang diresepkan dokter.

“Untuk memastikan ini, jangan mendiagnosis diri sendiri. Kunjungilah dokter,” saran Warren.(go4/*)(metrotvnews.com)

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2011 Kesehatan dan Kecantikan
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger