Penyakit Mata dan Penanganannya


Seorang ibu bercerita tentang anaknya yang ketularan sakit mata di sekolah. Awalnya di kelas anaknya hanya ada satu murid yang menderita sakit mata. Hari berikutnya sakit mata sudah menular dan menjangkiti belasan murid lainnya. Tak mencapai seminggu, akhirnya hampir seluruh siswa mengalami mata merah, berair, dan bengkak.

Penyakit mata, seperti yang dituturkan Dr. Tjahjono Darminto Gondhowiardjo, Ph.D ., memang mudah menular. Cara penularan biasanya melalui media yang secara sengaja atau tidak, sudah tersentuh penderita. Misalnya, penderita habis mengucek mata lalu bersalaman dengan orang lain. Akibatnya orang tersebut bisa terjangkit penyakit serupa.

Namun walaupun mudah menular, kata Tjahjono, cara mencegah penyakit mata ini sebetulnya sederhana saja, yakni dengan memisahkan peralatan/perlengkapan sehari-hari yang digunakan penderita.Contohnya handuk, selimut, atau pakaian.

PENANGANAN PERTAMA

Secara alamiah, mata sebenarnya punya mekanisme mengatasi masalahnya sendiri. Contohnya, debu yang masuk dan membuat mata kelilipan akan keluar dengan hanya mengedipkan mata berulang kali. Baru kalau cara itu tidak mempan dan mata tetap merah, maka yang pertama bisa dilakukan adalah menganjurkan anak untuk beristirahat dan tidak keluar rumah sementara waktu demi menghindari parahnya peradangan di mata.

Obat tetes mata yang dijual bebas boleh digunakan, tapi jika setelah tiga kali pemakaian mata tak menunjukkan gejala membaik maka lekaslah memeriksakan diri ke dokter mata. Tjahjono menegaskan, obat tetes mata tak boleh digunakan dalam jangka panjang karena justru dapat menimbulkan peradangan/iritasi yang berkelanjutan.

"Obat tetes mata menggunakan bahan kimia yang bersifat asam sehingga cenderung menimbulkan rasa pedih di mata. Fungsinya juga sebenarnya untuk mengurangi iritasi akibat debu atau angin. Namun, sakit mata karena infeksi akibat virus atau bakteri tidak bisa hanya diatasi dengan obat tetes tapi perlu penanganan yang lebih komprehensif oleh dokter mata," ujar spesialis mata dari Jakarta Eye Centre ini.

BERBAGAI PENYAKIT MATA

Yang perlu diketahui, penyakit mata sangat beragam jenisnya dan tidak semuanya merupakan penyakit menular. Penyakit mata yang bisa menular hanyalah yang disebabkan oleh virus maupun bakteri, sedangkan yang disebabkan alergi tidak akan menular. Upaya penyembuhan sakit mata akibat alergi bisa dilakukan dengan pengobatan rutin dan menjaga mata agar bebas dari sumber-sumber peemicu seperti debu, bulu, asap, dan lainnya.

Inilah ragam penyakit mata dan cara penanganannya seperti yang diutarakan Tjahjono:

1. KONJUNGTIVITIS (MENULAR)

Adalah iritasi/peradangan akibat infeksi pada bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, terasa nyeri, berair, gatal, keluar kotoran (belekan), dan penglihatan (kabur). Penyakit yang mudah menular dan bisa berlangsung hingga berbulan-bulan ini disebabkan beberapa faktor, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, serbuk, bulu, angin, atau asap), penggunaan lensa kontak yang kurang bersih, dan pemakaian lensa kontak jangka panjang.

Bayi juga dapat menderita penyakit serupa. Hanya saja penyebabnya lebih karena infeksi yang timbul ketika melewati jalan lahir. Lantaran itulah, pada bayi penyakit ini disebut konjungtivitis gonokokal. Seperti diketahui, jalan lahir tidaklah steril dari kuman tertentu yang mungkin bisa menimbulkan infeksi.

Nah, saat bayi lahir melewati jalan lahir (vagina), ia tentu akan terpapar kuman yang ada di lokasi itu. Jika mengenai mata bisa mengakibatkan infeksi pada mata dengan gejala mata merah dan belekan. Oleh karena itu, pada umumnya mata bayi baru lahir akan ditetesi obat mata atau salep antibiotika untuk mematikan bakteri yang dapat menyebabkan konjungtivitis gonokokal.

Penanganan:

* Kompres mata dengan air hangat.

* Gunakan obat tetes mata atau salep antibiotika sesuai resep dokter. Biasanya penderita juga diberi tablet atau suntikan untuk mengurangi iritasi dan gatal pada mata.

* Bersihkan tangan sebelum mengoleskan salep agar tak menimbulkan iritasi lebih parah.

* Usahakan agar penyakit ini tidak menyebar pada orang lain, misalnya memisahkan alat-alat yang digunakan dan tidak digunakan oleh orang lain.

2. KERATOKONJUNGTIVITAS VERNALIS (KV)

Adalah iritasi/peradangan pada bagian kornea (selaput bening) akibat alergi sehingga menimbulkan rasa sakit. Gejalanya: mata merah, berair, gatal, kelopak mata bengkak, dan terjadi kotoran mata (belekan). Perlu diketahui KV merupakan peradangan yang berulang alias musiman dan penderitanya cenderung kambuh terutama pada musim panas. Terkadang penderita KV mengalami kerusakan pada sebagian kecil kornea yang menyebabkan nyeri yang akut.

Penanganan:

* Jangan menyentuh atau menggosok bagian mata karena bisa menyebabkan iritasi

* Mata dikompres dengan air hangat.

* Dokter biasanya akan memberikan obat tetes mata.

3. ENDOFTALMITIS

Merupakan infeksi yang terjadi di lapisan mata bagian dalam sehingga bola mata bernanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, bahkan sampai mengalami gangguan penglihatan. Biasanya terjadi karena mata anak tertusuk sesuatu seperti lidi atau benda tajam lainnya. Infeksi ini cukup berat sehingga harus segera ditangani karena bisa menimbulkan kebutaan.

Penanganan:

* Dokter mata biasanya memberikan obat antibiotika.

* Untuk mengeluarkan nanah yang berada di bola mata, penderita harus menjalani pembedahan.

4. SELULITIS ORBITALIS (SO)

Yaitu peradangan pada jaringan di sekitar bola mata. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, kelopak mata bengkak, bola mata menonjol dan bengkak, serta penderita mengalami demam. SO pada anak-anak sering terjadi akibat cedera mata, infeksi sinus atau infeksi yang berasal dari gigi. Diagnosa pasti dapat ditegakkan melalui rontgen gigi dan mulut atau CT Scan sinus. SO yang tak segera ditangani bisa berakibat fatal, seperti kebutaan, infeksi otak atau pembekuan darah di otak.

Penanganan:

* Untuk kasus yang tergolong ringan dapat diberikan antibiotika secara oral.

* Pada kasus berat diberikan antibiotika melalui pembuluh darah atau bahkan pembedahan untuk mengeluarkan nanah ataupun mengeringkan sinus yang terinfeksi.

5. TRAKOMA (MENULAR)

Adalah infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini berkembang biak di lingkungan yang kotor atau bersanitasi buruk. Lantaran itulah, trakoma sering menyerang anak-anak, terutama di berbagai negara berkembang. Pemaparan bakteri berlangsung saat anak menggunakan alat atau benda yang sudah tercemari Chlamydia seperti sapu tangan atau handuk.

Gejala trakoma adalah mata merah, mengeluarkan kotoran (belekan), pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening, serta kornea kelihatan keruh. Penyakit ini sangat menular.

Penanganan:

* Jauhkan alat/benda yang sudah dipakai penderita dari anggota keluarga yang lain.

* Penderita biasanya akan diberi salep antibiotika yang mengandung tetracycline dan erythromycin selama sekitar satu bulan bahkan bisa lebih.

* Jika tak segera ditangani dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut di kornea sehingga menyebabkan bulu mata melipat ke dalam dan terjadilah gangguan penglihatan.

* Jika terjadi kelainan bentuk pada kelopak mata atau kornea kemungkinan perlu dilakukan tindakan pembedahan.

6. BLEFARITIS

Di bagian bola mata terdapat lapisan air mata yang berfungi melindungi bola mata dari iritasi. Lapisan yang sangat halus ini terdiri atas tiga kelenjar, yaitu kelenjar minyak, air dan lendir. Nah, blefaritis adalah suatu peradangan pada kelopak mata karena terjadinya produksi minyak yang berlebihan yang berasal dari kelenjar minyak tersebut. Tidak diketahui persis mengapa produksi minyak bisa menjadi berlebihan. Sayangnya kelebihan minyak ini ada di dekat kelopak mata yang juga sering didatangi bakteri.

Gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka di bagian kelopak mata dan membengkak. Pada beberapa kasus sampai terjadi kerontokan bulu mata. Ada dua jenis blefaritis yaitu blefaritis anterior dan blefaritis posterior. Yang pertama merupakan peradangan di kelopak mata bagian luar depan yaitu di tempat melekatnya bulu mata. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus. Yang kedua adalah peradangan di kelopak mata bagian dalam, yaitu bagian kelopak mata yang bersentuhan dengan mata. Penyebabnya adalah kelainan pada kelenjar minyak.

Penanganan:

* Salah satu upaya yang bisa dilakukan yaitu dengan cara sering membersihkan sekitar kelopak mata untuk mengangkat minyak. Ada sejenis pembersih khusus yang bisa digunakan.

* Untuk membunuh bakteri digunakan salep antibiotika seperti erythromycin atau sulfacetamide. Bisa juga dengan obat antibiotika oral seperti tetracycline .

7. DAKRIOSISTITIS

Penyebab dakriosistitis adalah penyumbatan yang terjadi pada duktus nasolakrimalis yaitu saluran yang mengalirkan air mata ke hidung. Faktor alergilah yang menyebabkan terjadinya sumbatan pada saluran tersebut. Akibatnya adalah infeksi di sekitar kantung air mata yang menimbulkan nyeri, warna merah dan bengkak, bahkan bisa sampai mengeluarkan nanah dan penderita mengalami demam.

Infeksi yang ringan biasanya akan cepat sembuh walau tetap ada pembengkakan. Sementara yang tergolong parah dapat menyebabkan kemerahan dan penebalan di atas kantung air mata. Jika terus berlanjut akan terbentuk kantung nanah.

Penanganan:

* Dengan cara pemberian antibiotika oral atau melalui pembuluh darah.

* Bisa dilakukan pengompresan dengan air hangat di sekitar kantung air mata

* Jika terjadi kantung nanah maka harus dilakukan pembedahan.

8. ULKUS KORNEA (UK)

Adalah infeksi pada kornea bagian luar. Biasanya terjadi karena jamur, virus, protozoa atau karena beberapa jenis bakteri, seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokokus. Penyebab awal bisa karena mata kelilipan atau tertusuk benda asing. UK terkadang terjadi di seluruh permukaan kornea sampai ke bagian dalam dan belakang kornea. UK yang memburuk dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (selaput pelangi) dan kerusakan mata.

Gejalanya mata merah, nyeri, gatal, berair, muncul kotoran mata, peka terhadap cahaya (photo phobia) , pada bagian kornea tampak bintik nanah warna kuning keputihan, dan gangguan penglihatan.

Penanganan:

* Penderita UK perlu melakukan berbagai pemeriksaan seperti tes refraksi, tes air mata, pengukuran kornea (keratometri), dan tes respons refleks pupil.

* UK tingkat ringan dapat ditangani dengan obat tetes mata yang mengandung antibiotika, antivirus atau antijamur.

* Penderita yang tergolong berat kemungkinan perlu menjalani pembedahan yaitu pencangkokan kornea.

sumber: tabloidnova.com
READ MORE - Penyakit Mata dan Penanganannya

Dampak Negatif Perawatan Kecantikan


ANDA barangkali sudah tidak asing lagi dengan perawatan kecantikan seperti waxing, bleaching, manikur, pedikur, dan tindik. Tapi, sadarkah Anda bahwa berbagai perawatan itu dapat berdampak buruk bagi kesehatan?

Sebelum melangkahkan kaki ke salon, ada baiknya mempertimbangkan sejumlah bahaya tersembunyi dari ritual kecantikan tersebut dan pelajari bagaimana cara aman melakukannya:

Waxing
Melakukan waxing terhadap bulu di wajah dan tubuh bisa merobek potongan-potongan kecil lapisan terluar kulit, sehingga mengekspos tubuh terhadap bakteri. Proses ini juga menimbulkan peradangan, yang dapat memerangkap bakteri di bawah kulit. Infeksi kulit dan rambut yang tumbuh ke dalam juga menjadi beberapa risiko yang harus dipertimbangkan sebelum waxing.

Situs womenshealthmag.com menyarankan untuk memilih fasilitas waxing dengan seksama. Pastikan ahli kecantikan Anda sudah mendapatkan lisensi dan cobalah metode hard wax yang baru. Metode ini lebih lembut daripada wax reguler dan menempel di bulu, bukannya di kulit.

Pastikan pula aplikator yang sama tidak dicelupkan dua kali ke dalam lilin. Tindakan ini dilarang keras karena dapat mentransfer bakteri ke dalam panci.

Bleaching
Bahan-bahan kimia beracun dalam bahan bleaching yang digunakan dapat menyebabkan reaksi seperti lecet dan luka bakar kimia. Pastikan ahli pewarnaan rambut mengetes kulit Anda terlebih dulu untuk mencari tahu setiap sensitivitas kimia atau reaksi abnormal lain yang mungkin muncul.

Situs livestrong.com merekomendasikan untuk menyelesaikan tes tersebut sebelum mengelantang rambut, dan melindungi kulit serta mata dari kontak langsung dengan pengelantang rambut jika Anda melakukan perawatan itu sendiri di rumah.

Sementara itu, situs allure.com mengatakan, jika Anda ingin mengelantang rambut gelap ke pirang, ahli pewarnaan rambut harus melakukan conditioning untuk menjaga rambut tidak rusak. Jangan mewarnai rambut lebih dari sekali dalam dua sampai tiga minggu, dan delapan minggu sekali untuk highlight.

Manikur dan pedikur
Jika tidak ada tindakan pencegahan, bakteri pendeformasi kulit dapat menyebar dari satu patron ke patron berikutnya pada setiap salon kuku. Situs thebeautybrains.com memperingatkan, pusaran air di dalam baskom mungkin terkontaminasi bakteri Mycobacterium fortuitum, yang dapat menyebabkan benjolan merah seperti gigitan nyamuk hingga bisul.

Selain itu, baskom yang dipasang langsung pada kursi lebih mungkin terkontaminasi karena lebih sulit untuk dibersihkan. Alat-alat manikur dan pedikur yang tidak dibersihkan secara benar juga dapat menimbulkan risiko. Jadi, pertimbangkan untuk membawa sendiri peralatan Anda ke salon. Langkah ini merupakan satu-satu cara untuk menghindari diri berkontribusi atau menerima penyakit dari pelanggan lain.

Selain itu, jangan mencukur kaki Anda sebelum perawatan kuku karena membuatnya lebih rentan terhadap serangan bakteri. (http://www.metrotvnews.com)
READ MORE - Dampak Negatif Perawatan Kecantikan

Manfaat Makan Kacang


Kacang merupakan kudapan favorit sebagai pengusir kantuk atau bosan yang kaya akan vitamin E, asam folat, berbagai mineral, serta asam amino arginine.

Tak disangka bahwa kacang-kacangan yang kecil dapat memberi banyak manfaat kesehatan pada tubuh, mulai dari mengobati penyakit jantung, kolesterol, diabetes, kanker, menurunkan berat badan hingga mencegah pikun.

Kacang merupakan nutrisi 'pembangkit tenaga listrik’ yang banyak mengandung vitamin E, asam folat, tembaga, magnesium dan asam amino arginin, yang masing-masing memainkan peran penting dalam mencegah penyakit jantung.

Selain itu, kacang juga mengandung sterol, yaitu senyawa yang secara teratur ditambahkan ke margarin untuk mengurangi penyerapan kolesterol.

Para peneliti dari California, AS, menemukan pola makan harian yang mengandung kacang-kacangan efektif menurunkan kolesterol jahat dan mengandung sterol, komponen yang sering ditambahkan di margarin untuk mengurangi penyerapan kolesterol.

Tetapi sebaiknya pilih kacang yang tidak asin dan dalam jumlah kecil. Beberapa jenis kacang, seperti walnut atau kenari mengandung 650 kalori. Selain dikonsumsi langsung, kacang juga bisa dihancurkan agak kasar dan menjadi taburan di atas makanan.

Setiap jenis kacang memiliki manfaat berbeda. Karena itu Anda bisa memilihnya sesuai jenis pencegahan penyakit yang ingin dilakukan.

Penurun kolesterol

Para peneliti dari Universitas Loma Linda, California, menemukan kacang almond, makadamia dan kacang pecans membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Peneliti dari Kanada pada 2002 juga menemukan konsumsi 74 gram kacang almond setiap hari akan menurunkan LDL hingga 9,4%.

Almond memiliki dampak sangat positif dari kolesterol jahat. Studi membuktikan bahwa pasien yang makan almond 74 gram per hari dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sebesar 9,4%, sedangkan kacang macademia 90 gram sehari mengurangi LDL 5,3% dan kacang pecan 16,5%.

Meningkatkan kesuburan

Produksi sperma membutuhkan nutrisi spesifik yang kebanyakan tidak didapat dari menu modern, seperti selenium. Salah satu sumber selenium adalah kacang Brazil.

Dengan mengonsumsi dua atau tiga kacang Brasil yang kaya selenium tiap hari, dapat mengatasi masalah kesuburan.

Mencegah diabetes

Beberapa penelitian menunjukkan kacang bisa membantu kita terhindar dari penyakit diabetes dan sindrom metabolik lainnya.

Menurut para peneliti, hal itu karena berkurangnya jumlah sel lemak (lipid) dalam darah dan berkurangnya kerusakan sel dan inflamasi.

Banyak bukti menunjukkan bahwa makan kacang tanah dapat melindungi terhadap diabetes dan sindrom metabolik lainnya, terutama batu empedu.

Kacang tanah dapat memberi perubahan yang menguntungkan dalam jumlah sel-sel lemak (lipid) dalam darah, ditambah kurangnya kerusakan sel dan inflamasi, sehingga baik untuk penderita diabetes tipa 2.

Mencegah pikun

Para peneliti dari Universitas Tuft, Boston, menemukan kandungan aplha-linolenic acid (ALA) pada kacang, dan juga polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, akan menghambat sinyal penyebab kerusakan pada jalur di otak.

Jenis kacang yang disarankan untuk mencegah penurunan daya ingat adalah almond dan kenari.

Makan 45 gram kacang kenari sehari dapat membantu gangguan memori terkait usia. kacang yang tinggi kandungan alpha-linolenic acid (ALA) dan polifenol lain yang bertindak sebagai antioksidan, dapat memblokir sinyal yang dapat menyebabkan kerusakan pada jalur otak.

Mencegah kanker

Jenis vitamin E, Gamma-tocopherol, yang terdapat dalam kacang pistachio, diyakini para ahli mampu menurunkan risiko kanker paru. Mengonsumsi kacang pistachio secara rutin juga efektif untuk mencegah penyakit jantung karena bisa menurunkan kadar LDL.

Sementara itu, Gamma-tocopherol merupakan suatu bentuk vitamin E yang ditemukan di pistachio, dapat membantu mengurangi risiko kanker paru-paru.
Penelitian dari Departemen Epidemiologi di University of Texas menunjukkan bahwa makan pistachio setiap hari dapat bermanfaat untuk kanker paru-paru dan lainnya. (http://gayahidup.inilah.com)
READ MORE - Manfaat Makan Kacang

Manfaat Berolahraga Di Pagi Hari


RATA-RATA orang akan merasa enggan bila diajak berolahraga, terutama di pagi hari. Malas rasanya memikirkan olah raga di pagi hari. Yang pertama kali terlintas di kepala saat bangun pagi adalah secangkir kopi, membaca koran, atau membuka email.

Tahukah Anda ada nilai lebih bila berolahraga di pagi hari ketimbang sore hari? Berikut tiga alasannya:

1. Olahraga di pagi hari meningkatkan mood
Apakah Anda tipe orang yang kerap menggerutu di pagi hari? Menurut penelitian, olahraga mampu meningkatkan endorfin yakni hormon pencipta suasana hati yang menyenangkan. Joging di pagi hari pastinya bisa menghindarkan Anda dari emosi serta membuat Anda tersenyum sepanjang hari.

2. Olahraga pagi membantu membakar kalori lebih banyak
Tak hanya bekerja, aktivitas apa pun, seperti bekerja di pagi hari, kata para ahli, mendorong metabolisme tubuh dan mengatur agar tubuh membakar kalori lebih banyak sepanjang hari, bahkan ketika beristirahat.
3. Udara di pagi hari lebih sehat
Para peneliti percaya bahwa secara umum kualitas udara di pagi hari mungkin lebih baik ketimbang sore hari sehingga tubuh Anda tak akan terpapar banyak zat beracun dari polusi.

Menarik bukan? Apakah tiga alasan di atas cukup membuat Anda ingin mencoba berolahraga di esok pagi? (www.metrotvnews.com)
READ MORE - Manfaat Berolahraga Di Pagi Hari

Cegah Jerawat Dengan Makan Mangga


Terlepas dari rasanya yang nikmat, mangga memiliki manfaat untuk kulit. Mangga mengandung vitamin, mineral dan antioksidan yang berguna merawat kecantikan kulit, termasuk mencegah jerawat.

"Mangga kaya akan beta karotin (vitamin A) yang merupakan anti oksidan terkuat. Anti oksidan berfungsi untuk melawan penuaan dini. Selain itu, vitamin A juga mampu menangkal jerawat. Vitamnin A sering direkomendasikan menjadi resep untuk menghilangkan jerawat," tutur Dr Apratim Goel, seorang dermatologis, seperti dikutip dari iDiva.

Kandungan vitamin A yang sangat besar pada mangga juga dapat menjadi obat termanjur untuk mengaluskan kulit. Kulit kusam, pori-pori besar, jerawat, kulit mati di sekitar siku dan lutut dapat diatasi dengan rajin mengonsumsi mangga. Mangga juga bisa dijadikan sebagai scrub.

"Mangga efektif mengurangi pori-pori kulit. Selain itu kulit mangga mengandung AHA (Alpha Hydroxyl Acids) yang dapat mengelupaskan kulit mati, sehingga kulit mendapatkan sel baru," tambah Dr. Goel.

Untuk pengelupasan kulit, siapkan kulit mangga yang telah matang di pohon, lalu haluskan kulitnya, tapi jangan sampai terlalu halus, sehingga masih mendapatkan butiran kasarnya. Gosok-gosokkan pada wajah, siku dan lutut selama 10 menit. Anda akan melihat hasil yang nyata, jika rajin melakukan perawatan ini.

Mangga juga mengandung vitamin C. Fungsinya adalah membantu pembentukan kolagen baru. Seiring bertambahnya umur, kolagen pada kulit akan berkurang dan jika kolagen sedikit maka dapat menyebabkan kerut dan keriput. Vitamin C juga dapat bekerja untuk mencerahkan kulit. (www.wolipop.com)
READ MORE - Cegah Jerawat Dengan Makan Mangga

Copyright 2011 Kesehatan dan Kecantikan
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger